Assalamualaikum,wr,wb.

tulisan ini mungkin kurang baik untuk diposting…karena bersifat penyesalan terhadap diri sendiri…ya tapi dari pada gag ada postingan lagi…

Aku Berubah…

ya perubahan itu muncul ketika aku mulai masuk kuliah. entahlah kenapa aku bisa berubah sedemikina drastis. tiba-tiba saja aku meninggalkan segala ritual sunnah dari Muhammad SAW. padahal tempat ku kuliah termasuk yang paling Islami di seluruh Indonesia. tapi aku berubah. entahlah kenapa. tiba-tiba aku tak pernah bisa lagi membaca Istigfar, syahadat, tasbih, de el el sebanyak seperti waktu SMA. dan selalu saja telat diwaktu shalat, padahal waktu sangat lah luang. berbeda di waktu SMA yang sangat sibuk gag karuan, tapi selalu ajah tepat waktu dalam shalat.
sekarang semua kegiatan ibadah dilakukan untuk riya, klo ada orang maka shalatnya dibagusin, klo ga ada dicepetin, pake kecepetan cahaya.

Subhanallah,

kenapa semua kegiatan dulu ga bisa dilakukan lagi?

kenapa aku tidak bisa shalat tepat waktu?

kenapa aku tidak bisa berdzikir, shalawat, istigfar, syahadat, tasbih, takbir, hamdallah, dll. sebanyak yang dulu?

kenapa semuanya untuk riya?

apa karena aku sudah sesat?

ya sesat.

Aku Sesat.

kesesatan itu muncul ketika ada perubahan pada diriku, semua terjadi begitu cepat. tidak sampai sebulan. Bahkan mungkin seminggu. Apa yang terjadi pada diriku? Mungkin seperti inikah yang disebut dengan pendewasaan diri? Tapi kenapa harus dengan cara meninggalkan-Mu? Ini semua mebingungkan?
Kenapa aku harus mempertanyakan keberadaan diriMu?
Kenapa aku harus menyangkalMu?
Kenapa?
Kenapa harus seperti ini?

Apakah aku harus bertemu dengan-Mu terlebih dulu? Baru aku bisa percaya padaMu.
Tapi dengan cara apa?
Ada orang yang mengatakan dengan temuilah hati nuranimu maka kau akan menemukan Tuhanmu.
Ada pula yang mengatakan carilah Tuhan dialam.
Dan.
Orang-orang berjenggot, celana ngatung, n jidat hitam, mengatakan, carilah Tuhanmu dalam Shalat.

Aku sudah coba semuanya.
Ya semua?

Apa harus dengan cara meregang nyawa terlebih dulu. Baru aku bisa bertemu dengan-Mu?

Ah tidak!!
Aku tidak mau dalam keadaan hina, sewaktu bertemu denganMu.
Aku ingin dalam keadaan terhormat. Karena hidup ini hanya sekali.
Ya hanya sekali.

Akupun tak mau melihat ibuku tersiksa karena ulahku didunia ini.
Aku sangat sayang padanya.
Aku adalah amanah untuknya.
Maka aku akan dimintai pertanggung jawaban padanya.
Aku tak mau melihatnya disiksa.

Ah, apa yang harus aku lakukan???
Apa???
Aku sudah sesat.
Sesat.
Sesat sekali.

Dimana aku bias bertemu denganMu?
Dimana?

Ya…ya…ya…
Mungkin aku harus menyatukan pendapat orang-orang tersebut.
Hati Nurani…
Alam…
Shalat…
Mungkin aku bisa bertemu denganMu…
Maukah Kau bertemu denganku??
Pasti kau mau??
Ya…aku yakin…

Aku harus memulai hidupku yang baru…
Lembaran yang baru…
Ya…baru…
Asyhadu An-Laa Ilâha Illallâh
wa
Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullâh