Arsip untukMaret 9, 2008

Yang Dimandikan Malaikat

Salah seorang sahabat serta jurutulis Rasulullah SAW yang terkenal ialah Abu Hanzalah bin Ar Rabie. Ketika peperangan Uhud meletus beliau baru saja dinikahkan. Oleh karena itu Rasulullah mengecualikan beliau dari turut serta ke medan peperangan. Inilah cara Rasulullah untuk merayakan kebahagiaan sahabat baginda.

Namun ketika Hanzalah terjaga dari tidurnya, beliau mendengar gendang perang dibunyikan begitu kuat sekali. Melalui seorang sahabatnya beliau mendapat berita bahwa tentera Islam mendapat tantangan yang hebat. dan dalam keadaan terlalu genting.

Tanpa membuang waktulagi Hanzalah lalu memakai pakaian perang lalu mengambil pedang. Dia menuju ke medan tempur tanpa sempat mandi junub.

Maka terjadilah pertempuran hebat sehingga banyak dari pihak Islam yang gugur syahid. Pihak musuh telah menyerang dari belakang. Akhirnya Hanzalah turut menjadi korban dalam keadaan sedang junub.

maka Rasulullah SAW pun melihat mayat Hanzalah dimandikan oleh para malaikat seperti mana tercantum dalam sabdanya: “Aku melihat diantara langit dan bumi para malaikat memandikan mayat Hanzalah dengan air dari awan di dalam bejana perak.”

Para sahabat tercengang-cengang mendengar ini. Salah seorang dari mereka, Abu Said Saidi lalu pergi melihat mayat Hanzalah. Wajah Hanzalah kelihatan tenang. Dari rambutnya kelihatan titisan air berlinangan turun. Sungguh beruntung Hanzalah mendapat layanan yang begitu istimewa dari malaikat. Tidak pernah terjadi dalam sejarah seorang syahid dimandikan dengan cara yang luarbiasa ini. Malahan matinya sebagai syuhada menjadikan ia sebagai penghuni syurga tanpa dihisab.

subhanallah…

IBU

IBU
Karya: Syaikh AbdurRahman Asy-Syaghuri
wahai ibu, melalui dirimulah
Allah telah memunculkan kami di alam semesta ini.
meskipun engkau harus merasakan
pedihnya penderitaan dan kesengsaraan
sembilan bulan engkau mengandung kami
dan selama itu pula engkau dalam penderitaan
engkau baru bisa lepas dari penderitaan itu
setelah melakukan persalinan
berapa banyak engkau telah melahirkan
para dermawan
yang telapak tangannya selalu memberi
dan berapa bnyak engkau telah melahirkan
generasi-generasi baru
yang akan menerjuni berbagai arena kehidupan
wahai ibu, sungguh sering engkau begadang
karena tidak bisa tidur
sementara air susu dari kedua putingmu
selalu memberikan nutrisis kepada kami
sepanjang malam air matamu selalu menetes
ketika duru menusuk salah satu tangan kami
tangan kananmu sering menjadi bantal kami
sedangkan tangan kirimu mendekatkan
kedua payudaramu ke mulut kami
ketika kami mendapat kebaikan,
engkaupun akan merasa gembira
kegembiraanmu jelas terlihat
pada bibirmu yang tersenyum,
yang dapat menghidupkan semngat kami
namun, jika ada hal buruk menimpa kami,
engkaupun akan menutup terangnya waktu pagi
dengan kegelapan dan kesedihan
sesungguhnya engkau adalah orang termulia
yang selalu membantu kami
karena itulah, islampun
telah memberikan dorongan kepada kami
untruk meraih keridhaanmu
wahai ibu, hal itu kami lakukan
agar tuhanmu meridhai kami
pada dirimu terdapat petunjuk,
anugerah, dan semua kebaikan
jika kami durhaka padamu,
maka nerakalah
yang akan menjadi tempat kembali kami

SAHABAT

Sahabat…
lama kita tak bersua…
saat kita bertemu…
kau… gagah… tampan…
dan kau….cantik….wangi…
sedangkan aku…
miskin..papa…bau…
masih pantaskah aku menjadi sahabatmu???
ku pikir…tidak…
tapi…entahlah dengan mu…
tanpa malu…
kau pegang tangan ku…
tanpa menghiraukan bauku…
kau bawa aku…
untuk mencari arti…
SAHABAT….